KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan atas
kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga
kami dapat menyusun makalah tentang
“RESENSI”. Sesuai
dengan hasil yang diperoleh dari pemikiran dan pengolahan sumber informasi yang
kami dapat. baik dari internet maupun dari sumber refrensi
buku-buku. Yang akhirnya di tulis dengan bentuk sebuah makalah ini.
Dengan adanya makalah usaha ini, harapan kita mahasiswa ataupun siapa
saja yang membaca dapat berfikir
kritis untuk ke depannya, serta sadar
akan resensi yang secara tepat dan sudah di pelajari dibangku kelas dasar. Atas tersusunnya makalah ini,
tidak lepas pula dari
jasa berbagai pihak yang terkait baik dalam proses penyusunan makalah ini, maka kami mengucapkan terima kasih
Kepada; Ibu Dosen selaku dosen pembimbing sekaligus dosen mata kuliah Bahasa
Indonesia, orang tua kami yang selalu mendukung dan membimbing kami, baik secara
material dan non material, teman – teman yang telah membantu dalam menyusun makalah ini
dan semua pihak yang telah membantu dalam menyusun makalah ini.
Mudah
– mudahan semua amal baik ini mendapatkan
balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. Kami
menyadari bahwa dalam menyusun makalah
ini masih banyak kesalahan dan kekurangan, untuk itu kritik dan saran yang
membangun dari pembaca sangat kami harapkan. Kami mohon maaf yang sebesar –
besarnya, semoga makalah
ini dapat bermanfaat bagi para Mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga atau pun siapa
saja yang membaca nya.
Jakarta,
23 Mei 2014
(kelompok 11)
DATAFTAR ISI
KATA PENGANTAR _________________________________________________
i
DAFTAR ISI ________________________________________________________ ii
BAB I PENDAHULUAN _______________________________________________1
1.1
LATAR BELAKANG _______________________________________1
1.2
RUMUSAN
MASALAH _____________________________________1
1.3
TUJUAN
PENULISAN ______________________________________1
BAB II PEMBAHASAN _______________________________________________ 2
1. PENGERTIAN RESENSI ______________________________________2
2. TUJUAN DAN
FUNGSI RESENSI ______________________________3
3. STRUKTUR DAN TEKNIK PENULISAN
RESENSI _______________5
4. JENIS-JENIS DALAM RESENSI________________________________8
5. PERTIMBANGAN ___________________________________________9
6. NILAI_____________________________________________________10
7. METODE DAN PENDEKATAN
_______________________________11
8. ORGANISASI DAN DASAR RESENSI__________________________11
9. SASARAN RESENSI BAGI PEMBACA _________________________12
10. JENIS BUKU _______________________________________________12
BAB III PENUTUP __________________________________________________
14
A. KESIMPULAN __________________________________________________14
DAFTAR PUSTAKA
_________________________________________________
15
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Untuk mengetahui informasi
dari sebuah buku kita dapat memperolehnya melalui membaca resensi buku
tersebut. Kolom resensi ini bisanya termuat dalam surat kabar atau majalah.
Buku yang diresensi merupakan buku yang baru diterbitkan. Melalui resensi,
masyarakat pembaca dapat memperoleh informasi penting tidaknya buku itu dibaca
dengan berbagai keunggulan dan kelemahan yang terdapat pada buku tersebut.
Munulis resensi berarti
menyampaikan informasi mengenai ketetapan buku bagi pembaca. Didalamnya
disajikan berbagai ulasan mengenai buku tersebut dari berbagai segi. Ulasan ini
dikaitkam dengan selera pembaca dalam upaya memenuhi kebutuhan akan bacaan yang
dapat disajikan acuan bagi kepentingannya. Dalam makalah ini akan dibahas
segala sesuatu tenang resensi yaitu pengertian atau definisi, tujuan, resensi
dan sebagainya.
1.2
Rumusan Masalah
Berdasarkan
batasan masalah diatas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut ;
1.
Apa
itu pengertian resensi?
2.
Apa
tujuan dan fungsi risensi?
3.
Bagaimana
struktur teknik penulisan resensi?
4.
Apa
saja jenis-jenis resensi?
1.3
Tujuan Penulisan
1.
Pembaca
dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan resensi
2.
Pembaca
dapat mengetahui fungsi resensi
3.
Pembaca
dapat membuat resensi dengan benar berdasarkan langkah / tahap dalam membuat
resensi
4.
Pembaca
dapat mengetahui tujuan dari resensi
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Resensi
Kata
“Resensi” berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja “revidere” atau
“recensere” yang memiliki arti melihat kembali, menimbang atau
menilai. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review, sedangkan dalam bahasa Belanda dikenal
dengan istilah recensie. Tiga istilah tersebut mengacu pada hal yang sama,
yakni mengulas sebuah buku.
Resensi
adalah ulasan atau penilaian sebuah hasil karya buku, film, produk teknologi
dan lain-lain. Penilain ini menyajikan
kulitas sebuah karya, baik yang berhubungan
dengan kualitas yang terkait dengan keunggulan maupun kekurangan-kekurangannya.
Menurut
“kamus istilah sastra” yang ditulis oleh Panuti Sudjiman (1984), Resensi adalah
hasil pembahasan dan penilaian yang pendek tentang suatu karya tulis. Konteks
ini memberi arti penilaian, mengungkap secara sekilas, membahas, atau
mengkritik buku.
Resensi
buku berupaya menyajikan penilaian objektivitas kuliatas buku sehingga dapat
menjembatani keinginan penulis kepada pembacanya. Penilaian berhubungan dengan
keahlian dan pengalaman pengarang atas karya yang diresensikan, analisis
penyajian materi, analisis teknik penyajian, analisis kebahasaan, keunggulan
atau kekuatan topic dan pembahasan,
kekuatan ekspresi, kekuatan intelektual, dan lain-lain yang dapat memotivasi pembaca
resensi untuk membaca bukunya secara langsung.
Resensi
merupakan salah satu bentuk tulisan jurnalistik yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberi pertimbangan
kepada pembaca mengenai sebuah buku yang baru diterbitkan. Secara sederhana,
resensi dapat dianggap sebagai bentuk tulisan yang merupakan perpaduan
antara ringkasan dan ikhtisar berisi penilaian, ringkasan isi buku, pembahasan,
atau kritik terhadap buku tersebut. Bentuk tulisan ini bergerak di
subyektivitas perensinya dengan bekal pengetahuan yang dimilikinya tentang
bidang itu.
2. Tujuan dan Fungsi Resensi
Resensi bertujuan menyampaikan informasi
kepada pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya yang diresensikan itu layak
mendapat sambutan masyarakat atau tidak. Bertolak dari tujuan ini penulis dapat
menyesuaikan tuntutan pembacanya dengan
melakukan revisi atau perbaikan agar dapat memenuhi kepuasan pembacanya sehubung dengan hal ini,
resensi dapat diartikan sebagai masukan
bagi penulis.
Resensi buku
merupakan panduan keinginan pengarang reproduksi singkat, pertimbagan
atau penilaian, dan media komunikasi pengarang dan pembaca.
Sebelum meresensi, hendaknya
peresensi memahami tujuan resensi. Apa sebenarnya tujuan resensi. Jika diamati,
pemuatan resensi buku sekurang-kurangnya mempunyai lima tujuan, yaitu sebagai
berikut:
a. Memberikan informasi atau pemahaman yang
komprehensif tentang apa yang tampak da terungkap dalam sebuah buku.
b.
Mengajak
pembaca untuk memikirkan, merenungkan dan mendiskusikan lebih jauh fenomena
atau problema yang muncul dalam sebuah buku.
c.
Memberikan
pertimbangan kepada pembaca apakah buku itu pantas mendapat sambutan dari
masyarakat atau tidak.
d.
Menjawab
pertanyaan yang timbul jika seseorang melihat buku yang baru terbit, seperti
berikut.
®
Siapa
pengarangnya?
®
Mengapa
ia menulis buku itu?
®
Apa
pernyataannya?
®
Bagaiamana
hubungannya dengan buku-buku sejenis karya pengarang yang sama?
®
Bagaimana
hubungannya dengan buku-buku sejenis yang dihasilkan oleh pengarang-pengarang
lain?
e.
Untuk
segolongan pembaca, resensi mempunyai tujuan berikut:
®
Membaca
agar mendapatkan bimbingan dalam memilih n=buku;
®
Setelah
membaca resensi berminat untuk membaca atau mencocokkan seperti apa yang
ditulis dalam resensi;
®
Tidak
ada waktu uuntuk membaca buku, kemudian mengandalkan resensi sebagai sumber
informasi.
Resensi buku mempunyai berbagai
fungsi. Hal ini bergantung pada siapa yang menggunakannya. Dilihat dari subyek
penggunanya, Saryono (1997:58-59) membagi menjadi empat fungsi resensi, yaitu:
1.
Fungsi
resensi bagi penulis buku,
Bagi penulis, resensi buku dapat
berfungsi untuk mendapatkan balikan dan saran tentang buku yang ditulisnya,
memperoleh sejauh mana sambutan masyarakat terhadap buku yang ditulisanya, dan
penerima atas buku yang ditulisnya.
2.
Fungsi
resensi bagi penerbit,
Bagi penerbit, resensi buku berfungsi
untuk memperkenalkan buku-buku yang diterbitkannya, memperhatikan sambutan dan
penerimaan masyarakat atas buku yang
diterbitkannya (unsur promosi), dan mendapatkan balikan dan saran demi kebaikan
buku yang diterbitkannya.
3.
Fungsi
resensi bagi penerbit media massa
Bagi penerbit media masa, resensi buku
dimanfaatkan sebagai berita khas yang memberikan informasi cukup cermat,
teliti, memadai, dan menarik pembaca.
4.
Fungsi
resensi bagi pembaca khusus dan umum
Para pembaca khusus memanfaatkan resensi
untuk medium dalam menguji atau mengembangkan suatu topic atau masalah.
Sementara itu, para pembaca umum menggunakan resensi sebagai sumber informasi
dan panduan tentang buku-buku yang baik dan tidak, buku-buku yang perlu atau
layak dibeli, dan buku-buku yang isinya patut diikuti atau diperhatikan.
Sementara
itu, Samad (1997:2) berpendapat mengenai fungsi resensi dari dua segi, yaitu
segi peresensi, manfaat resensi buku yaitu
1.
memberikan
informasi atau pemahaman yang komprehensif tentang apa yang tampak dan
terungkap dalam sebuah buku.
2.
Mengajak
pembaca untuk memikirkan merenungkan, dan mendiskusikan lebih jauh fenomena
atau problem yang muncul dalam sebuah buku.
Selain mempunyai berbagai manfaat,
resensi juga memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan tulisan lain seperti
berita, artikel dan feature. Resensi lebih tahan lama atau tidak basi. Maksud
pernyataan ini adalah jika seorang peresensi mengirimkan resensinya ke redaksi
media massa atau majalah lalu dikembalikan oleh redaksi, resensi ini masih
dapat dikirim ke media lain. Buku yang ditensi pun tidak harus yang baru
terbit, menimal buku yang terbit setahun yang lalu.
Kelebihan berikutnya adalah dengan
menulis resensi akan dapat menambah pengetahuan, wawasan berpikir, dan mengasah
daya kritis. Dangan meresensi buku lalu mengirimkannya ke redaksi media massa
dan dimuat, maka seseorang akan menerima honor opemuatan. Kelebihan tersebut
dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk mengasah kemampuan dalam menulis
resensi.
3. Struktur dan Teknik
Penulisan Resensi
Struktur tulisan resensi buku biasanya
terdiri dari tiga bagian, yaitu:
Pertama,
bagian pendahuluan. Berisi informasi objektif atau identitas buku.
Meliputi judul, penulis , penerbit dan
tahun terbitnya, jumlah halaman, dan bila perlu harga buku tersebut.
Contoh:
Judul Buku :
Zaman Baru Islam Indonesia
Penulis :
Dedy Djamaluddin Malik & Idi Subandy Ibrahim
Pengantar :
Mohammad Sobary
Penerbit :
Zaman Wacana Mulia Bandung
Cetakan :
Pertama, Januari 1998
Tebal :
337 Halaman
Judul resensi buku
setidak-tidaknya bias menggambarkan keseluruhan isi buku. Judul harus ilmiah
popular, sebab bahasa media itu ilmiah popular. Ilmiah artinya ia tidak terlalu
ngepop, tetapi juga tidak terlalu ilmiah sekali. Judul ngepop misalnya seperti “bahasa
gaul” yang sering dijumpai pada judul-judul artikel majalah, tabloid atau media
cetak lain yang pasarnya Anak Baru Gede (ABG). Bahasa resensi juga tidak terlalu ilmiah. Bahkan
kalau bias, menghindari pemakaian kata-kata asing yang berkelebihan.
Kedua,
bagian isi. Berisi ulasan tentang tema atau judul buku, paparan singkat isi
buku (mengacu kepada daftar isi) atau gambaran tentang keseleruhan isi buku,
dan informasi tentang latar belakang serta tujuan penulisan buku tersebut.
Diulas pula tentang gaya penulisan, perbandingan buku itu dengan buku bertema
sama karangan penulis lain atau buku karangan penulis yang sama dengan tema
lain.
Ketiga,
bagian penutup. Pada bagian ini peresensi menilai bobot (kualitas) isi buku
tersebut secara keseluruhan, menilai kelebihan atau kekurangan buku tersebut,
memberi kritik atau saran kepada penulis dan penerbitnya (misalnya menyangkut
cover, judul, editing), sera memberi pertimbangan kepada pembaca tersebut
dibaca dan dimiliki/dibeli.
Teknik meresensi, langkah-langkah
bagaimana cara meresensi buku ialah sebagai berikut:
1) Jenis
Buku
Jenis/bentuk buku itu apakah roman,
novel, biografi, atau yang lain. Selain itu seorang resentator menyebutkan juga
buku termasuk buku fiksi atau nonfiksi.
2) Keaslian
Ide
Buku itu apakah benar-benar
merupakan karya asli dari pengarangnya atau merupakan jiplakan dari buku lain
yang pernah terbit.
3) Bentuk
Bagaimana mengenai
bentuk atau format dari buku itu. Apakah bentuknya, kertas, ilustrasi cover,
jenis huruf yang dipakai, dan sebagainya.
4) Isi
dan Bahasa
Dilihat dari segi isi, resentator
perlu memperhatikan unsur-unsur intrinsiknya, yaitu tentang tema, alur,
perwatakan, sudut pandang dan sebagainya.
Bahasa dalam buku itu dapat ditinjau
dari segi struktur kalimat, gaya bahasa/style, ungkapan dan lain-lain. Apakah
bahasa yang digunakan memakai bahasa sehari-hari yang segar tidak menjemukan,
mudah dimengerti oleh pembaca, dan sebagainya. Mudah dipahami atau sukar
diterima pembaca. Pengujian materi mendapat perhatian juga dari resentator.
5) Simpulan
Akhirnya seorang penulis resensi
harus dapat menyimpulkan, apakah buku itu baik dan perlu dibaca atau tidak.
1) Menulis
data buku yang dibaca,
2) Menulis
ikhtisar isi buku,
3) Mendaftar
butir-butir yang merupakan kelebihan dan kekurangan buku,
4) Menuliskan
pendapat pribadi sebagai tanggapan atau isi buku, dan
5) Memadukan
ikhtisar dan tanggapan pribadi ke dalam tulisan yang utuh.
Sebuah resensi harus memuat hal-hal
sebagai berikut :
1) Data
buku atau identitas buku
a. Judul
buku
Jika buku yang akan kamu resensi
adalah buku terjemahan, akanlebih baik jika kamu menuliskan judul asli buku
tersebut.
b. Penulis
atau pengarang
Jika buku yang diresensi adalah buku
terjemahan, kamu harus menyebutkan penulis buku asli dan penerjemah.
c. Nama
penerbit
d. Cetakan
dan tahun terbit
e. Tebal
buku dan jumlah halaman
2) Judul
Resensi
Judul resensi boleh sama dengan
judul buku, tetapi tetap dalam konteks buku itu.
3) Ikhtisar
Isi Buku
Dalam meresensi buku, seorang
peresensi harus menulis buku yang hendak diresensi. Ikhtisar adalah bentuk
singkat dari suatu karangan atau rangkuman. Ikhtisar merupakan bentuk singkat
karangan yang tidak mempertahankan urutan karangan atau buku asli, sedangkan
ringkasan harus sesuai dengan urutan karangan atau buku aslinya. Adapun hal-hal
yang harus diperhatikan dalam membuat ikhtisar isi buku adalah sebagai berikut.
a. Membaca
naskah/buku asli
Penulis ikhtisar harus membaca buku
asli secara keseluruhan untuk
mengetahui gambaran umum, maksud, dan sudut pandang pengarang.
mengetahui gambaran umum, maksud, dan sudut pandang pengarang.
b. Mencatat
gagasan pokok dan isi pokok setiap bab
c. Membuat
reproduksi atau menulis kembali gagasan yang dianggap
penting ke dalam karangan singkat yang mempunyai satu kesatuan yang padu.
penting ke dalam karangan singkat yang mempunyai satu kesatuan yang padu.
4) Kelebihan
dan Kekurangan Buku
Penulis resensi harus memberikan
penilaian mengenai kelebihan dan kelemahan buku yang disertai dengan ulasan
secara objektif.
5) Kesimpulan
Penulis resensi harus mengemukakan
apa yang diperolehnya dari buku yang diresensi dan imbauan kepada pembaca.
Jangan lupa cantumkan nama kamu selaku peresensi.
4. Jenis-jenis Dalam Resensi
Saryono membagi resensi buku
berdasarkan sudut pandang atau sudut tinjauannya. Berdasarkan sudut pandang
atau sudut tinjauan yang digunakan, resensi di bagi lagi menjadi dua, yaitu:
1.
Resensi berdasarkan media atau
forum sajiannya.
2.
Resensi berdasarkan isi resensi
atau isi sajiannya.
1.
Berdasarkan media atau forumnya, resensi buku dibagi menjadi dua, yaitu:
a.
Resensi ilmiah
b.
Resensi ilmiah popular
Hal yang membedakan kedua
resensi tersebut adalah bahasa dan tatacara penulisan yang digunakan. Dalam
resensi ilmiah digunakan tatacara keilmuan tertentu menggunakan rujukan atau
acuan, dan bahasa resmi dan baku sera yang dipaparkan selengkap-lengkapnya.
Sementara itu, resensi ilmiah popular tidak menggunakan rujukan atau acuan
tertentu. Selain itu, isi resensi seringnya hanya memaparkan bagian-bagian yang
menarik saja. Penyajiannyapun tidak terlalu tunduk pada bahasa resmi atau
bahasa baku.
Sedangkan berdasarkan isi
sajian atau isi resensinya lebih lanjut ia mengemukakan bahwa resensi buku
digolongkan menjadi tiga jenis yaitu:
1.
Resensi informatif
Resensi
informative hanya berisi informasi tentang hal-hal dari suatu buku. Pada
umumnya, isi resensi informatif hanya ringkasan dan paparan mengenai apa isi
buku atau hal-hal yang bersangkutan dengan suatu buku.
2.
Resensi evaluatif
Resensi
evaluative lebih banyak menyajikan penilaian peresensi tentang isi buku atau
hal-hal yang berkaitan dengan buku. Informasi tentang isi buku hanya disajikan
sekilas saja bahkan kadang-kadang hanya dijadikan ilustrasi.
3.
Resensi informatif-evaluatif
Resensi
informatif-evaluatif merupakan perpaduan dua jenis resensi yaitu resensi
informative dan resensi evaluative. Resensi jenis ini disamping menyajikan
sebuah ringkasan buku atau hal-hal penting yang ada di buku juga menyajikan
penilaian peresensi tentang isi buku.
Dari tiga jenis resensi
tersebut, jenis resensi ketigalah yang ideal karena bisa memberilan laporan dan
pertimbangan secara memadai. Oleh sebab itu, dalam meresensi buku penulis
resensi lebih banyak memilih jenis resensi informative-evaluatif. Hal ini
dipertimbangkan karena jenis ini lebih menggambungkan kedua jenis resensi
evaluative. Ini berarti jenis resensi ini memiliki jenis kajian lenih lengkap
jika dibandingkan dengan kedua jenis resensi lainnya. Jenis resensi ini
menyajikan ringkasan buku dan juga penilaian peresensi terhadap buku tersebut
terutama melihat kelemahan dan keunggulan isi buku tersebut.
5. Pertimbangan
Menulis resensi berarti menyampaikan
informasi mengenal ketepatan buku bagi pembaca. Di dalamnya disajikan berbagai
ulasan mengenai buku tersebut dari berbagai sisi. Ulasan ini dikaitkan dengan
selera pembaca dalam upaya memenuhi kebutuhan akan bacaan yang dapat dijadikan
acuan bagi kepentingannya. Untuk itu, pertimbangan menyajikan:
1) keinginan pengarang
Keinginan tidak selruhnya terbuang dalam
karangannya misalnya misi, visi, dan hakikat penulisan tidak seluruhnya
dituangkan dalam karangannya. Untuk mengetahui hal tersebut, penulis resensi
perlu melakukan metaanalisis, yaitu mengkaji landasan filosofi yang dijadikan
dasar penulisan, misalnya: landasan idealism, paradigm pembaca yang hendak
dikembangkan melalui karangannyam dan focus pengembangan keterampilan pembaca.
2) Kepentingan Pembaca
Dengan membaca resensi, pembaca akan
merasa terbantu mendapatkan informasi buku yang diperlukan. Pembaca akan dapat
melihat gambaran keseluruhan isi, informasi tentang buku, dan kualitas buku
tanpa harus melihat buku tersebut
diantara buku yang begitu banyak di took-toko buku. Bahkan, mereka cukup membaca di surat kabar yang dibelinya,
tanpa harus ke took buku yang mungkin akan membakar waktu yang dinilainya
sangat berharga.
3)
Pengarang
dan Pembaca
Resensi merupakan upaya mengomunikasikan
harapan pembaca dan keinginan pengarang akan adanya buku berkualitas yang
diperlukannya. Sejalan dengan hal itu, penulis resensi perlu menginformasikan sasaran
dan target yang diharapkan penulis kepada pembacanya. Untuk itu resensi perlu
mencantumkan tujuan konkret yang hendak disampaikan kepada pembaca, unsur
penting buku tersebut, keunggulan keunggulan, dan manfaatnya bagi keperluan
pembaca.
4)
Materi
Karangan
Resensi harus mengemukakan materi
tulisan. Hal ini dimaksudkan untuk menjembatani keinginan penulisan dan
pembacanya. Penulis resensi berkewajiban melakukan hal ini untuk menunjukkan
bahwa materi tersebut tepat bagi segmen
pembaca yang menjadi targetnya. Materi ini menyajikan keseluruhan materi secara
ringkas, terutama materi bahasa yang baru dan perlu diketahui oleh calon
pembaca dengan menunjukkan berapa pentingnya materi tersebut bagi pembaca.
6.
Nilai
Nilai buku dapat dikaitkan dengan
fungsi buku bagi pembacanya. Nilai, dalam hal ini, merupakan abstraksi
pengalaman membaca buku. Misalnya: (1) Nilai ekonomi, dengan membaca buku
tersebut dapatkah pambaca mencipyakan kreativitas baru yang secara ekonomis
dapat dijual dengan harga mahal. (2) Nilai spiritual, setelah membaca buku
tersebut dapatkah pembaca memperoleh suatu informasi yang dapat memberikan
kepuasan batinnya. (3) Nilai pendidikan, setelah membaca buku tersebut dapatkah
pembaca memperoleh keterampilan tertentu. (4) Nilai profesi, setelah membaca
buku tersebut dapatkah pembaca mengembagkan karier dan profesinya lebih baik.
6.1 Penyajian Materi
1)
Penyajian
materi diharapkan:
a)
sesuai
dengan tuntutan dan selera pembaca, terutama dalam upaya mengembangkan kemampuannya,
b)
sesuai
dengan tingkat pendidikan segmen pembaca,
c)
sesuai
dengan kebutuhan informasi, keterampilan, dan konsep yang diperlukan oleh
pembaca,
d)
sesuai
dengan tuntutan masyarakat terutama pembaca dalam upaya mengembangkan basis
kompetensinya,
e)
sesuai
dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedang berlangsung
sehingga dapat memotivasi bagi pengembangan intelektual pembacanya,
f)
sesuai
dengan basis kompetensi pembaca yang hendak dikembangkan, dan
g)
sesuai
dengan visi dan misi penulis.
2)
Penyajian
Isi
a)
keseluruhan
isi buku dari sampul sampai dengan bahasan utama, dan
b)
basis
kompetensi penulis serta kelayakan buku bagi pembacanya.
6.1 Bahasa
Pertimbangan bahasa yang
mudah dipahami dan cara penyampaian yang komukatif merupakan pertimbangan yang
perlu disampaikan kepeda pembaca resensi
6.2.1 Gaya
Gaya bahasa penulisan
yang dapat dinikmati oleh pembaca menjadi unsur penting yang dapat memotivasi
pembaca. Variasi nada bahasa (tinggi, menengah, dan rendah), tingkat keresmian
gaya bahasa (mulia, menengah, dan rendah) dapat memberikan kesegaran,
kemenarikan, dan contoh bagi pembaca merupakan unsur yang perlu dipertimbangkan
dalam penulisan resensi.
6.2.2 Denotasi dan Konotasi
penggunaan kata denotative dalam
penulisan yang berisi informasi il,miah lebih tepat. Lain halnya karangan
fiksi, cerita viksi lebih gandalkan makna konotasi. Dengan kata tersebut,
penulis dapat leluasa membangkitkan imjinasi pembacanya.
6. Metode dan Pendekatan
Penyajian materi yang sistematik dengan
metode yang mudah di pahami, misalnya, urutan penyajian konsep, kasus,
aplikasi, kreativitas dan evaluasi merupakan cara (metode) yang mudah dipaami
sehingga menambah daya tarik bagi pembacanya. Selain itu akan meberikan daya tarik bagi pembacanya.
Selain itu akan memberikan daya tarik jika pendekatan penulisnya jelas dan
mudah dipahami.
7. Organisai dan Dasar Resensi
Memberi
pertimbangan organisasi, menilai, menunjukkan kelebihan / kekurangan, sasaran
yang mencakup sistematika dan urutan keseleruhan materi dan kelengkapan.
(a)
Penulis
resensi harus memahami sepenuhnya pengarang aslinya. Realisasi tujuan pengarang
asli, pemahaman kata pengantar, pendahuluan, isi uraian utama, kesimpulan, dan
unsur-unsur kelengkapan lainnya.
(b) Penulos resensi harus menyadari
sepenuhnya maksud menulis resensi: kualiatas pembaca, pengetahuan pembaca
mengenai pokok persoalan naskah asli, kewajiban penulis resensi.
8. Sasaran Resensi bagi Pembaca
Penulis
resensi perlu menyajikan berbagai informasi yang dapat disajikan bahan
pertimbangan perlu membaca seluruh isi buku ataukah tidak. Untuk itu, penulis
resensi perlu menyampaikan keseluruhan penilaian materi buku. Dengan demikian,
pembaca akan dapat menentukan sendiri sasaran yang akan dibacanya.
Unsur-unsur yang dapat disajikan sasaran
pertimbangan:
(a)
perwajahan
estetika dan kemenarikannya yang bersifat menyenangkan,
(b) latar belakang penulisan buku dan
pengalaman penulisnya,
(c)
tema
atau judul dikaitkan dengan kemenarikan pembacanya,
(d) penyajian materi dan sistematikanya dan
kemudahannya untuk di kaji,
(e)
ikhtisar
materi yang disajikan,
(f)
deskripsi
buku: materi atau isi, badan penerbit, pengarang (ketenarannya, karya-karyanya,
mengapa ia menulis buku itu), tebal, format, jumlah bab, dan lain-lain
(g)
jenis
buku yang diresensikan: buku teori, pendidikan, atau petunjuk praktis,
(h) keunggula buku: organisasinya, kualitas,
bahasa, bobot ilmiah,
(i)
segi
teknik mencakup kualitas penerbitan, pencetakan, dan kertas,
(j)
keunggulan
buku ditinjau dari segi, misalya: kelengkapan isi, bobot ilmiah, dan fungsi
pengembangan ilmu.
9.
Jenis Buku
Resensi
perlu menyebutkan jenis buku. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan informasi
yang perlu dipertimbangan oleh pembaca agar tidak salah dalam menentukan
pilihan buku yang hendak dibacanya. Misalnya:
1)
Buku
Teori menyajikan informasi teori suatu kajian, misalnya: teori grafitasi, teori
evolusi manusia, dan teori serat optik.
2)
Buku
pendidikan menyajikan teori yang mendasari pengetahuan tertentu dan menyajikan
pelatihan keterampilan.
3)
Buku
hiburan menyajikan cerita sebagai hiburan yang dapat dinikmati pembaca. Tujuan
buku ini memberikan kesenangan. Oleh karena itu, sajian materi menekankan
keindahan suatu objek.
4)
Buku
ilmu pengetahuan umum menyajikan berbagai informasi pengetahuan, baik yang
berkembang pada masa lampau, sekarang, dan kemungkinan yang akan dating terkait
dengan bidang kajian tertentu.
BAB III
PENUTUP
1.
Kesimpulan
Kamus jurnalitik, resensi
mempunyai arti tulisan di media masa yang berisi penilaian tentang kelebihan
atau kekurangan sebuah karya tulis (buku), karya sastra (novel), atau karya
seni (film, seniman). Biasanya mengandung peniilaian tentang tema dan isi,
kritikan, serta dorongan kepada public perlu tidaknya membaca tau menonton
karta tersebut. Resensi merupakan salah satu bentuk karya tulis ilmiah yang
bersifat subjektif.
Dalam meresensi sebuah karya
tulisan pasti menilai kekurangannya atau kelebihannya, dengan tujuan pembaca
dapat merangsang hasil karya tersebut. Untuk meresensi sebuah karya tulis perlu
adanya langkah-langkah dan dasar untuk meresensi sebuah karya tulis sebuah buku
yang mana semua itu saling memahami sepenuhnya tentang isi buku yang akan
diresensi.
Dalam meresensi juga terdapat
penggunaan bahasa yang singkat, padat dan jelas. Terdapat juga pokok-pokok yang
menjadi sasaran dalam meresensi buku yang mana salah satu dari sasaran itu
adalah mengulang tentang keunggulan dan kelemahan buku. Membuat judul semenarik
mungkin dan betul-betul mencerminkan isi buku termasuk hal-hal penting dalam
sebuah resensi termasuk juga
mencantumkan identitas sebuah buku yang menutup biasanya dengan memberikan
saran atau sasaran sebuah buku yang diresensi.
Daftar Pustaka
·
Dra. Muawanah, Siti
M.Pd.. 2013. Bahan Ajar (Bahasa Indonesia PGSD Muhammadiyah palangkaraya)
· Ambarwati, Sri. 2006. Kreasi
(Bahasa Indonesia kelas XII A). Klaten: Viva Pakarindo
· Hasan, Fuad. 2009. Tata Cara
Membuat Resensi. Jogjakarta: Absolut
·
M.
Romli, Asep Syamsul. 2009. Jurnalistik Praktis untuk Pemula. Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya
No comments:
Post a Comment