Thursday, 29 May 2014

TUGAS BAHASA "RESENSI"


KATA  PENGANTAR

Puji syukur  kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyusun  makalah tentang “RESENSI”. Sesuai dengan hasil yang diperoleh dari pemikiran dan pengolahan sumber informasi yang kami dapat. baik dari internet maupun dari sumber refrensi buku-buku. Yang akhirnya di tulis dengan bentuk sebuah  makalah ini.
Dengan adanya makalah usaha ini, harapan kita mahasiswa ataupun siapa saja yang membaca dapat berfikir kritis untuk ke depannya, serta sadar akan resensi yang secara tepat dan sudah di pelajari dibangku kelas dasar. Atas tersusunnya makalah ini,  tidak lepas pula dari jasa berbagai pihak yang terkait baik dalam proses penyusunan makalah ini, maka kami mengucapkan terima kasih Kepada; Ibu Dosen selaku dosen pembimbing sekaligus dosen mata kuliah Bahasa Indonesia, orang tua kami yang selalu mendukung dan membimbing kami, baik secara material dan non material, teman – teman yang telah membantu dalam menyusun makalah ini dan semua pihak yang telah membantu dalam menyusun makalah ini.
Mudah – mudahan semua amal baik ini mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa.  Kami menyadari bahwa dalam menyusun makalah ini masih banyak kesalahan dan kekurangan, untuk itu kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat kami harapkan. Kami mohon maaf yang sebesar – besarnya, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para Mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga atau pun siapa saja yang membaca nya.



Jakarta, 23 Mei 2014


                                                                                                       (kelompok 11)


 
DATAFTAR  ISI

KATA  PENGANTAR _________________________________________________ i
DAFTAR  ISI ________________________________________________________ ii
BAB I  PENDAHULUAN _______________________________________________1
1.1           LATAR BELAKANG _______________________________________1
1.2           RUMUSAN MASALAH _____________________________________1
1.3           TUJUAN PENULISAN ______________________________________1
BAB II  PEMBAHASAN _______________________________________________ 2
1.     PENGERTIAN RESENSI ______________________________________2
2.     TUJUAN DAN FUNGSI RESENSI ______________________________3
3.     STRUKTUR DAN TEKNIK PENULISAN RESENSI _______________5
4.     JENIS-JENIS DALAM RESENSI________________________________8
5.     PERTIMBANGAN ___________________________________________9
6.     NILAI_____________________________________________________10
7.     METODE DAN PENDEKATAN _______________________________11
8.     ORGANISASI DAN DASAR RESENSI__________________________11
9.     SASARAN RESENSI BAGI PEMBACA _________________________12
10.  JENIS BUKU _______________________________________________12
BAB III  PENUTUP __________________________________________________ 14
A.      KESIMPULAN __________________________________________________14
DAFTAR PUSTAKA _________________________________________________ 15



BAB I
PENDAHULUAN

1.1           Latar Belakang
Untuk mengetahui informasi dari sebuah buku kita dapat memperolehnya melalui membaca resensi buku tersebut. Kolom resensi ini bisanya termuat dalam surat kabar atau majalah. Buku yang diresensi merupakan buku yang baru diterbitkan. Melalui resensi, masyarakat pembaca dapat memperoleh informasi penting tidaknya buku itu dibaca dengan berbagai keunggulan dan kelemahan yang terdapat pada buku tersebut.
Munulis resensi berarti menyampaikan informasi mengenai ketetapan buku bagi pembaca. Didalamnya disajikan berbagai ulasan mengenai buku tersebut dari berbagai segi. Ulasan ini dikaitkam dengan selera pembaca dalam upaya memenuhi kebutuhan akan bacaan yang dapat disajikan acuan bagi kepentingannya. Dalam makalah ini akan dibahas segala sesuatu tenang resensi yaitu pengertian atau definisi, tujuan, resensi dan sebagainya.

1.2           Rumusan Masalah
Berdasarkan batasan masalah diatas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut ;
1.              Apa itu pengertian resensi?
2.              Apa tujuan dan fungsi risensi?
3.              Bagaimana struktur teknik penulisan resensi?
4.              Apa saja jenis-jenis resensi?

1.3           Tujuan Penulisan
1.              Pembaca dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan resensi
2.              Pembaca dapat mengetahui fungsi resensi
3.              Pembaca dapat membuat resensi dengan benar berdasarkan langkah / tahap dalam membuat resensi
4.              Pembaca dapat mengetahui tujuan dari resensi







BAB II
PEMBAHASAN


1.  Pengertian Resensi
Kata “Resensi” berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja “revidere” atau “recensere” yang memiliki arti melihat kembali, menimbang  atau  menilai. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah  review, sedangkan dalam bahasa Belanda dikenal dengan istilah recensie. Tiga istilah tersebut mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas sebuah buku.
Resensi adalah ulasan atau penilaian sebuah hasil karya buku, film, produk teknologi dan lain-lain. Penilain ini  menyajikan kulitas sebuah karya, baik  yang berhubungan dengan kualitas yang terkait dengan keunggulan maupun kekurangan-kekurangannya.
Menurut “kamus istilah sastra” yang ditulis oleh Panuti Sudjiman (1984), Resensi adalah hasil pembahasan dan penilaian yang pendek tentang suatu karya tulis. Konteks ini memberi arti penilaian, mengungkap secara sekilas, membahas, atau mengkritik buku.
Resensi buku berupaya menyajikan penilaian objektivitas kuliatas buku sehingga dapat menjembatani keinginan penulis kepada pembacanya. Penilaian berhubungan dengan keahlian dan pengalaman pengarang atas karya yang diresensikan, analisis penyajian materi, analisis teknik penyajian, analisis kebahasaan, keunggulan atau kekuatan topic dan  pembahasan, kekuatan ekspresi, kekuatan intelektual, dan lain-lain yang dapat memotivasi pembaca resensi untuk membaca bukunya secara langsung.
Resensi merupakan salah satu bentuk tulisan jurnalistik yang bertujuan untuk  mendeskripsikan dan memberi pertimbangan kepada pembaca mengenai sebuah buku yang baru diterbitkan. Secara sederhana, resensi  dapat dianggap sebagai  bentuk tulisan yang merupakan perpaduan antara ringkasan dan ikhtisar berisi penilaian, ringkasan isi buku, pembahasan, atau kritik terhadap buku tersebut. Bentuk tulisan ini bergerak di subyektivitas perensinya dengan bekal pengetahuan yang dimilikinya tentang bidang itu.






2. Tujuan dan Fungsi Resensi
Resensi bertujuan menyampaikan informasi kepada pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya yang diresensikan itu layak mendapat sambutan masyarakat atau tidak. Bertolak dari tujuan ini penulis dapat menyesuaikan  tuntutan pembacanya dengan melakukan revisi atau perbaikan agar dapat memenuhi  kepuasan pembacanya sehubung dengan hal ini, resensi  dapat diartikan sebagai masukan bagi penulis.
             Resensi buku  merupakan panduan keinginan pengarang reproduksi singkat, pertimbagan atau penilaian, dan media komunikasi pengarang dan pembaca.
            Sebelum meresensi, hendaknya peresensi memahami tujuan resensi. Apa sebenarnya tujuan resensi. Jika diamati, pemuatan resensi buku sekurang-kurangnya mempunyai lima tujuan, yaitu sebagai berikut:
a.     Memberikan informasi atau pemahaman yang komprehensif tentang apa yang tampak da terungkap dalam sebuah buku.
b.     Mengajak pembaca untuk memikirkan, merenungkan dan mendiskusikan lebih jauh fenomena atau problema yang muncul dalam sebuah buku.
c.     Memberikan pertimbangan kepada pembaca apakah buku itu pantas mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.
d.     Menjawab pertanyaan yang timbul jika seseorang melihat buku yang baru terbit, seperti berikut.
®   Siapa pengarangnya?
®   Mengapa ia menulis buku itu?
®   Apa pernyataannya?
®   Bagaiamana hubungannya dengan buku-buku sejenis karya pengarang yang sama?
®   Bagaimana hubungannya dengan buku-buku sejenis yang dihasilkan oleh pengarang-pengarang lain?
e.     Untuk segolongan pembaca, resensi mempunyai tujuan berikut:
®   Membaca agar mendapatkan bimbingan dalam memilih n=buku;
®   Setelah membaca resensi berminat untuk membaca atau mencocokkan seperti apa yang ditulis dalam resensi;
®   Tidak ada waktu uuntuk membaca buku, kemudian mengandalkan resensi sebagai sumber informasi.
            Resensi buku mempunyai berbagai fungsi. Hal ini bergantung pada siapa yang menggunakannya. Dilihat dari subyek penggunanya, Saryono (1997:58-59) membagi menjadi empat fungsi resensi, yaitu:
1.     Fungsi resensi bagi penulis buku,
Bagi penulis, resensi buku dapat berfungsi untuk mendapatkan balikan dan saran tentang buku yang ditulisnya, memperoleh sejauh mana sambutan masyarakat terhadap buku yang ditulisanya, dan penerima atas buku yang ditulisnya.
2.     Fungsi resensi bagi penerbit,
Bagi penerbit, resensi buku berfungsi untuk memperkenalkan buku-buku yang diterbitkannya, memperhatikan sambutan dan penerimaan masyarakat  atas buku yang diterbitkannya (unsur promosi), dan mendapatkan balikan dan saran demi kebaikan buku yang diterbitkannya.
3.     Fungsi resensi bagi penerbit media massa
Bagi penerbit media masa, resensi buku dimanfaatkan sebagai berita khas yang memberikan informasi cukup cermat, teliti, memadai, dan menarik pembaca.
4.     Fungsi resensi bagi pembaca khusus dan umum
Para pembaca khusus memanfaatkan resensi untuk medium dalam menguji atau mengembangkan suatu topic atau masalah. Sementara itu, para pembaca umum menggunakan resensi sebagai sumber informasi dan panduan tentang buku-buku yang baik dan tidak, buku-buku yang perlu atau layak dibeli, dan buku-buku yang isinya patut diikuti atau diperhatikan.

Sementara itu, Samad (1997:2) berpendapat mengenai fungsi resensi dari dua segi, yaitu segi peresensi, manfaat resensi buku yaitu
1.       memberikan informasi atau pemahaman yang komprehensif tentang apa yang tampak dan terungkap dalam sebuah buku.
2.       Mengajak pembaca untuk memikirkan merenungkan, dan mendiskusikan lebih jauh fenomena atau problem yang muncul dalam sebuah buku.
Selain mempunyai berbagai manfaat, resensi juga memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan tulisan lain seperti berita, artikel dan feature. Resensi lebih tahan lama atau tidak basi. Maksud pernyataan ini adalah jika seorang peresensi mengirimkan resensinya ke redaksi media massa atau majalah lalu dikembalikan oleh redaksi, resensi ini masih dapat dikirim ke media lain. Buku yang ditensi pun tidak harus yang baru terbit, menimal buku yang terbit setahun yang lalu.
Kelebihan berikutnya adalah dengan menulis resensi akan dapat menambah pengetahuan, wawasan berpikir, dan mengasah daya kritis. Dangan meresensi buku lalu mengirimkannya ke redaksi media massa dan dimuat, maka seseorang akan menerima honor opemuatan. Kelebihan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk mengasah kemampuan dalam menulis resensi.


3. Struktur dan Teknik Penulisan Resensi
            Struktur tulisan resensi buku biasanya terdiri dari tiga bagian, yaitu:
Pertama, bagian pendahuluan. Berisi informasi objektif atau identitas buku. Meliputi  judul, penulis , penerbit dan tahun terbitnya, jumlah halaman, dan bila perlu harga buku tersebut.
Contoh:
            Judul Buku      : Zaman Baru Islam Indonesia
            Penulis                        : Dedy Djamaluddin Malik & Idi Subandy Ibrahim
            Pengantar        : Mohammad Sobary
            Penerbit           : Zaman Wacana Mulia Bandung
            Cetakan           : Pertama, Januari 1998
            Tebal               : 337 Halaman
Judul resensi buku setidak-tidaknya bias menggambarkan keseluruhan isi buku. Judul harus ilmiah popular, sebab bahasa media itu ilmiah popular. Ilmiah artinya ia tidak terlalu ngepop, tetapi juga tidak terlalu ilmiah sekali. Judul ngepop misalnya seperti “bahasa gaul” yang sering dijumpai pada judul-judul artikel majalah, tabloid atau media cetak lain yang pasarnya Anak Baru Gede (ABG). Bahasa  resensi juga tidak terlalu ilmiah. Bahkan kalau bias, menghindari pemakaian kata-kata asing yang berkelebihan.
Kedua, bagian isi. Berisi ulasan tentang tema atau judul buku, paparan singkat isi buku (mengacu kepada daftar isi) atau gambaran tentang keseleruhan isi buku, dan informasi tentang latar belakang serta tujuan penulisan buku tersebut. Diulas pula tentang gaya penulisan, perbandingan buku itu dengan buku bertema sama karangan penulis lain atau buku karangan penulis yang sama dengan tema lain.
Ketiga, bagian penutup. Pada bagian ini peresensi menilai bobot (kualitas) isi buku tersebut secara keseluruhan, menilai kelebihan atau kekurangan buku tersebut, memberi kritik atau saran kepada penulis dan penerbitnya (misalnya menyangkut cover, judul, editing), sera memberi pertimbangan kepada pembaca tersebut dibaca dan dimiliki/dibeli.
Teknik meresensi, langkah-langkah bagaimana cara meresensi buku ialah sebagai berikut:
1)      Jenis Buku
Jenis/bentuk buku itu apakah roman, novel, biografi, atau yang lain. Selain itu seorang resentator menyebutkan juga buku termasuk buku fiksi atau nonfiksi.
2)      Keaslian Ide
Buku itu apakah benar-benar merupakan karya asli dari pengarangnya atau merupakan jiplakan dari buku lain yang pernah terbit.
3)      Bentuk
Bagaimana mengenai bentuk atau format dari buku itu. Apakah bentuknya, kertas, ilustrasi cover, jenis huruf yang dipakai, dan sebagainya.
4)      Isi dan Bahasa
Dilihat dari segi isi, resentator perlu memperhatikan unsur-unsur intrinsiknya, yaitu tentang tema, alur, perwatakan, sudut pandang dan sebagainya.
Bahasa dalam buku itu dapat ditinjau dari segi struktur kalimat, gaya bahasa/style, ungkapan dan lain-lain. Apakah bahasa yang digunakan memakai bahasa sehari-hari yang segar tidak menjemukan, mudah dimengerti oleh pembaca, dan sebagainya. Mudah dipahami atau sukar diterima pembaca. Pengujian materi mendapat perhatian juga dari resentator.
5)      Simpulan
Akhirnya seorang penulis resensi harus dapat menyimpulkan, apakah buku itu baik dan perlu dibaca atau tidak.
1)      Menulis data buku yang dibaca,
2)      Menulis ikhtisar isi buku,
3)      Mendaftar butir-butir yang merupakan kelebihan dan kekurangan buku,
4)      Menuliskan pendapat pribadi sebagai tanggapan atau isi buku, dan
5)      Memadukan ikhtisar dan tanggapan pribadi ke dalam tulisan yang utuh.
Sebuah resensi harus memuat hal-hal sebagai berikut :
1)      Data buku atau identitas buku
a.       Judul buku
Jika buku yang akan kamu resensi adalah buku terjemahan, akanlebih baik jika kamu menuliskan judul asli buku tersebut.
b.      Penulis atau pengarang
Jika buku yang diresensi adalah buku terjemahan, kamu harus menyebutkan penulis buku asli dan penerjemah.
c.       Nama penerbit
d.      Cetakan dan tahun terbit
e.       Tebal buku dan jumlah halaman
2)      Judul Resensi
Judul resensi boleh sama dengan judul buku, tetapi tetap dalam konteks buku itu.
3)      Ikhtisar Isi Buku
Dalam meresensi buku, seorang peresensi harus menulis buku yang hendak diresensi. Ikhtisar adalah bentuk singkat dari suatu karangan atau rangkuman. Ikhtisar merupakan bentuk singkat karangan yang tidak mempertahankan urutan karangan atau buku asli, sedangkan ringkasan harus sesuai dengan urutan karangan atau buku aslinya. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat ikhtisar isi buku adalah sebagai berikut.
a.       Membaca naskah/buku asli
Penulis ikhtisar harus membaca buku asli secara keseluruhan untuk
mengetahui gambaran umum, maksud, dan sudut pandang pengarang.
b.      Mencatat gagasan pokok dan isi pokok setiap bab
c.       Membuat reproduksi atau menulis kembali gagasan yang dianggap
penting ke dalam karangan singkat yang mempunyai satu kesatuan yang padu.
4)      Kelebihan dan Kekurangan Buku
Penulis resensi harus memberikan penilaian mengenai kelebihan dan kelemahan buku yang disertai dengan ulasan secara objektif.
5)      Kesimpulan
Penulis resensi harus mengemukakan apa yang diperolehnya dari buku yang diresensi dan imbauan kepada pembaca. Jangan lupa cantumkan nama kamu selaku peresensi.

4. Jenis-jenis Dalam Resensi
            Saryono membagi resensi buku berdasarkan sudut pandang atau sudut tinjauannya. Berdasarkan sudut pandang atau sudut tinjauan yang digunakan, resensi di bagi lagi menjadi dua, yaitu:
1.     Resensi berdasarkan media atau forum sajiannya.
2.     Resensi berdasarkan isi resensi atau isi sajiannya.
1. Berdasarkan media atau forumnya, resensi buku dibagi menjadi dua, yaitu:
a.     Resensi ilmiah
b.     Resensi ilmiah popular
Hal yang membedakan kedua resensi tersebut adalah bahasa dan tatacara penulisan yang digunakan. Dalam resensi ilmiah digunakan tatacara keilmuan tertentu menggunakan rujukan atau acuan, dan bahasa resmi dan baku sera yang dipaparkan selengkap-lengkapnya. Sementara itu, resensi ilmiah popular tidak menggunakan rujukan atau acuan tertentu. Selain itu, isi resensi seringnya hanya memaparkan bagian-bagian yang menarik saja. Penyajiannyapun tidak terlalu tunduk pada bahasa resmi atau bahasa baku.
Sedangkan berdasarkan isi sajian atau isi resensinya lebih lanjut ia mengemukakan bahwa resensi buku digolongkan menjadi tiga jenis yaitu:
1.     Resensi informatif
Resensi informative hanya berisi informasi tentang hal-hal dari suatu buku. Pada umumnya, isi resensi informatif hanya ringkasan dan paparan mengenai apa isi buku atau hal-hal yang bersangkutan dengan suatu buku.
2.     Resensi evaluatif
Resensi evaluative lebih banyak menyajikan penilaian peresensi tentang isi buku atau hal-hal yang berkaitan dengan buku. Informasi tentang isi buku hanya disajikan sekilas saja bahkan kadang-kadang hanya dijadikan ilustrasi.
3.     Resensi informatif-evaluatif
Resensi informatif-evaluatif merupakan perpaduan dua jenis resensi yaitu resensi informative dan resensi evaluative. Resensi jenis ini disamping menyajikan sebuah ringkasan buku atau hal-hal penting yang ada di buku juga menyajikan penilaian peresensi tentang isi buku.
Dari tiga jenis resensi tersebut, jenis resensi ketigalah yang ideal karena bisa memberilan laporan dan pertimbangan secara memadai. Oleh sebab itu, dalam meresensi buku penulis resensi lebih banyak memilih jenis resensi informative-evaluatif. Hal ini dipertimbangkan karena jenis ini lebih menggambungkan kedua jenis resensi evaluative. Ini berarti jenis resensi ini memiliki jenis kajian lenih lengkap jika dibandingkan dengan kedua jenis resensi lainnya. Jenis resensi ini menyajikan ringkasan buku dan juga penilaian peresensi terhadap buku tersebut terutama melihat kelemahan dan keunggulan isi buku tersebut.

5. Pertimbangan
            Menulis resensi berarti menyampaikan informasi mengenal ketepatan buku bagi pembaca. Di dalamnya disajikan berbagai ulasan mengenai buku tersebut dari berbagai sisi. Ulasan ini dikaitkan dengan selera pembaca dalam upaya memenuhi kebutuhan akan bacaan yang dapat dijadikan acuan bagi kepentingannya. Untuk itu, pertimbangan menyajikan:
1)    keinginan pengarang
Keinginan tidak selruhnya terbuang dalam karangannya misalnya misi, visi, dan hakikat penulisan tidak seluruhnya dituangkan dalam karangannya. Untuk mengetahui hal tersebut, penulis resensi perlu melakukan metaanalisis, yaitu mengkaji landasan filosofi yang dijadikan dasar penulisan, misalnya: landasan idealism, paradigm pembaca yang hendak dikembangkan melalui karangannyam dan focus pengembangan keterampilan pembaca.
2)    Kepentingan Pembaca
Dengan membaca resensi, pembaca akan merasa terbantu mendapatkan informasi buku yang diperlukan. Pembaca akan dapat melihat gambaran keseluruhan isi, informasi tentang buku, dan kualitas buku tanpa harus melihat buku tersebut  diantara buku yang begitu banyak di took-toko buku. Bahkan, mereka  cukup membaca di surat kabar yang dibelinya, tanpa harus ke took buku yang mungkin akan membakar waktu yang dinilainya sangat berharga.
3)    Pengarang dan Pembaca
Resensi merupakan upaya mengomunikasikan harapan pembaca dan keinginan pengarang akan adanya buku berkualitas yang diperlukannya. Sejalan dengan hal itu, penulis resensi perlu menginformasikan sasaran dan target yang diharapkan penulis kepada pembacanya. Untuk itu resensi perlu mencantumkan tujuan konkret yang hendak disampaikan kepada pembaca, unsur penting buku tersebut, keunggulan keunggulan, dan manfaatnya bagi keperluan pembaca.
4)    Materi Karangan
Resensi harus mengemukakan materi tulisan. Hal ini dimaksudkan untuk menjembatani keinginan penulisan dan pembacanya. Penulis resensi berkewajiban melakukan hal ini untuk menunjukkan bahwa materi tersebut  tepat bagi segmen pembaca yang menjadi targetnya. Materi ini menyajikan keseluruhan materi secara ringkas, terutama materi bahasa yang baru dan perlu diketahui oleh calon pembaca dengan menunjukkan berapa pentingnya materi tersebut bagi pembaca.


6. Nilai
            Nilai buku dapat dikaitkan dengan fungsi buku bagi pembacanya. Nilai, dalam hal ini, merupakan abstraksi pengalaman membaca buku. Misalnya: (1) Nilai ekonomi, dengan membaca buku tersebut dapatkah pambaca mencipyakan kreativitas baru yang secara ekonomis dapat dijual dengan harga mahal. (2) Nilai spiritual, setelah membaca buku tersebut dapatkah pembaca memperoleh suatu informasi yang dapat memberikan kepuasan batinnya. (3) Nilai pendidikan, setelah membaca buku tersebut dapatkah pembaca memperoleh keterampilan tertentu. (4) Nilai profesi, setelah membaca buku tersebut dapatkah pembaca mengembagkan karier dan profesinya lebih baik.

6.1  Penyajian Materi
1)    Penyajian materi diharapkan:
a)     sesuai dengan tuntutan dan selera pembaca, terutama dalam upaya mengembangkan kemampuannya,
b)    sesuai dengan tingkat pendidikan segmen pembaca,
c)     sesuai dengan kebutuhan informasi, keterampilan, dan konsep yang diperlukan oleh pembaca,
d)    sesuai dengan tuntutan masyarakat terutama pembaca dalam upaya mengembangkan basis kompetensinya,
e)     sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedang berlangsung sehingga dapat memotivasi bagi pengembangan intelektual pembacanya,
f)     sesuai dengan basis kompetensi pembaca yang hendak dikembangkan, dan
g)     sesuai dengan visi dan misi penulis.
2)    Penyajian Isi
a)     keseluruhan isi buku dari sampul sampai dengan bahasan utama, dan
b)    basis kompetensi penulis serta kelayakan buku bagi pembacanya.



6.1  Bahasa
Pertimbangan bahasa yang mudah dipahami dan cara penyampaian yang komukatif merupakan pertimbangan yang perlu disampaikan kepeda pembaca resensi

     6.2.1 Gaya
                        Gaya bahasa penulisan yang dapat dinikmati oleh pembaca menjadi unsur penting yang dapat memotivasi pembaca. Variasi nada bahasa (tinggi, menengah, dan rendah), tingkat keresmian gaya bahasa (mulia, menengah, dan rendah) dapat memberikan kesegaran, kemenarikan, dan contoh bagi pembaca merupakan unsur yang perlu dipertimbangkan dalam penulisan resensi.

     6.2.2 Denotasi dan Konotasi
            penggunaan kata denotative dalam penulisan yang berisi informasi il,miah lebih tepat. Lain halnya karangan fiksi, cerita viksi lebih gandalkan makna konotasi. Dengan kata tersebut, penulis dapat leluasa membangkitkan imjinasi pembacanya.

6. Metode dan Pendekatan
Penyajian materi yang sistematik dengan metode yang mudah di pahami, misalnya, urutan penyajian konsep, kasus, aplikasi, kreativitas dan evaluasi merupakan cara (metode) yang mudah dipaami sehingga menambah daya tarik bagi pembacanya. Selain itu  akan meberikan daya tarik bagi pembacanya. Selain itu akan memberikan daya tarik jika pendekatan penulisnya jelas dan mudah dipahami.

7.  Organisai dan Dasar Resensi
Memberi pertimbangan organisasi, menilai, menunjukkan kelebihan / kekurangan, sasaran yang mencakup sistematika dan urutan keseleruhan materi dan kelengkapan.

(a)   Penulis resensi harus memahami sepenuhnya pengarang aslinya. Realisasi tujuan pengarang asli, pemahaman kata pengantar, pendahuluan, isi uraian utama, kesimpulan, dan unsur-unsur kelengkapan lainnya.
(b)  Penulos resensi harus menyadari sepenuhnya maksud menulis resensi: kualiatas pembaca, pengetahuan pembaca mengenai pokok persoalan naskah asli, kewajiban penulis resensi.

8.  Sasaran Resensi bagi Pembaca
Penulis resensi perlu menyajikan berbagai informasi yang dapat disajikan bahan pertimbangan perlu membaca seluruh isi buku ataukah tidak. Untuk itu, penulis resensi perlu menyampaikan keseluruhan penilaian materi buku. Dengan demikian, pembaca akan dapat menentukan sendiri sasaran yang akan dibacanya.
      Unsur-unsur yang dapat disajikan sasaran pertimbangan:
(a)   perwajahan estetika dan kemenarikannya yang bersifat menyenangkan,
(b)  latar belakang penulisan buku dan pengalaman penulisnya,
(c)   tema atau judul dikaitkan dengan kemenarikan pembacanya,
(d)  penyajian materi dan sistematikanya dan kemudahannya untuk di kaji,
(e)   ikhtisar materi yang disajikan,
(f)   deskripsi buku: materi atau isi, badan penerbit, pengarang (ketenarannya, karya-karyanya, mengapa ia menulis buku itu), tebal, format, jumlah bab, dan lain-lain
(g)   jenis buku yang diresensikan: buku teori, pendidikan, atau petunjuk praktis,
(h)  keunggula buku: organisasinya, kualitas, bahasa, bobot ilmiah,
(i)    segi teknik mencakup kualitas penerbitan, pencetakan, dan kertas,
(j)    keunggulan buku ditinjau dari segi, misalya: kelengkapan isi, bobot ilmiah, dan fungsi pengembangan ilmu.

9.       Jenis Buku
Resensi perlu menyebutkan jenis buku. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan informasi yang perlu dipertimbangan oleh pembaca agar tidak salah dalam menentukan pilihan buku yang hendak dibacanya. Misalnya:
1)      Buku Teori menyajikan informasi teori suatu kajian, misalnya: teori grafitasi, teori evolusi manusia, dan teori serat optik.
2)      Buku pendidikan menyajikan teori yang mendasari pengetahuan tertentu dan menyajikan pelatihan keterampilan.
3)      Buku hiburan menyajikan cerita sebagai hiburan yang dapat dinikmati pembaca. Tujuan buku ini memberikan kesenangan. Oleh karena itu, sajian materi menekankan keindahan suatu objek.
4)      Buku ilmu pengetahuan umum menyajikan berbagai informasi pengetahuan, baik yang berkembang pada masa lampau, sekarang, dan kemungkinan yang akan dating terkait dengan bidang kajian tertentu.






BAB III
PENUTUP

1.    Kesimpulan
Kamus jurnalitik, resensi mempunyai arti tulisan di media masa yang berisi penilaian tentang kelebihan atau kekurangan sebuah karya tulis (buku), karya sastra (novel), atau karya seni (film, seniman). Biasanya mengandung peniilaian tentang tema dan isi, kritikan, serta dorongan kepada public perlu tidaknya membaca tau menonton karta tersebut. Resensi merupakan salah satu bentuk karya tulis ilmiah yang bersifat subjektif.
Dalam meresensi sebuah karya tulisan pasti menilai kekurangannya atau kelebihannya, dengan tujuan pembaca dapat merangsang hasil karya tersebut. Untuk meresensi sebuah karya tulis perlu adanya langkah-langkah dan dasar untuk meresensi sebuah karya tulis sebuah buku yang mana semua itu saling memahami sepenuhnya tentang isi buku yang akan diresensi.
Dalam meresensi juga terdapat penggunaan bahasa yang singkat, padat dan jelas. Terdapat juga pokok-pokok yang menjadi sasaran dalam meresensi buku yang mana salah satu dari sasaran itu adalah mengulang tentang keunggulan dan kelemahan buku. Membuat judul semenarik mungkin dan betul-betul mencerminkan isi buku termasuk hal-hal penting dalam sebuah  resensi termasuk juga mencantumkan identitas sebuah buku yang menutup biasanya dengan memberikan saran atau sasaran sebuah buku yang diresensi.













Daftar Pustaka

·      Dra. Muawanah, Siti M.Pd.. 2013. Bahan Ajar (Bahasa Indonesia PGSD Muhammadiyah palangkaraya)
·      Ambarwati, Sri. 2006. Kreasi (Bahasa Indonesia kelas XII A). Klaten: Viva Pakarindo
·      Hasan, Fuad. 2009. Tata Cara Membuat Resensi. Jogjakarta: Absolut
·      M. Romli, Asep Syamsul. 2009. Jurnalistik Praktis untuk Pemula. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

No comments:

Post a Comment